Thursday, January 16, 2020

Panduan Menanam Bawang Putih di Pekarangan Rumah

Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan bawang putih, pasalnya jenis bawang yang memiliki nama latin Alloum sativum ini sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk menyedapkan berbagai masakan. Ya, suatu masakan tentu saja akan terasa kurang lengkap jika tidak menggunakan bawang putih sebagai bumbunya, oleh karena itulah maka bawang putih tergolong sebagai salah satu komoditas yang sangat penting di mana membuat banyak orang menjadi tertarik untuk membudidayakannya.

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, ternyata bawang putih juga dikenal sebagai tanaman herbal. Hal ini disebabkan karena bawang putih memiliki kandungan berbagai macam vitamin dan juga mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bawang putih dipercaya mampu untuk mencegah hipertensi dan juga kanker, serta berbagai penyakit lainnya. Perlu diketahui bahwa bawang putih tidak hanya bisa ditanam pada lahan yang luas, namun juga bisa ditanam pada pekarangan rumah, berikut ini akan kami berikan panduan menanam bawang putih di pekarangan.

Panduan Menanam Bawang Putih di Pekarangan Rumah


1. Menyiapkan Bibit Bawang Putih

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menanam bawang putih adalah menyiapkan bibitnya terlebih dahulu. Bibit bawang putih sebenarnya sangat mudah untuk Anda dapatkan di mana Anda bisa saja menggunakan siung bawang putih yang dibeli dipasar sebagai bibit, namun alangkah baiknya apabila Anda mengetahui terlebih dahulu asal dari bibit bawang putih tersebut.

2. Menyiapkan Lahan

Setelah memperoleh bibit bawang putih, Anda harus menyiapkan lahan terlebih dahulu. Anda bisa mencangkul untuk menggemburkan tanah dan melakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk organik agar lahan siap ditanami bawang putih. Anda bisa membuat bedengan setinggi 30 cm dengan lebar 70 - 80 cm, Anda juga harus membuat parit di antara bedengan agar air tidak menggenang.

3. Menanam Bawang Putih

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah menanam bibit bawang putih ke lahan, usahakanlah untuk menanam bibit yang ukurannya seragam. Anda bisa membuat lubang tanam terlebih dahulu dengan kedalaman sekitar 2 - 3 cm dengan jarak tanam kurang lebih 20 cm x 20 cm, Anda harus menanam bibit umbi bawang putih dengan bagian akar mengarah ke bawah dan bagian yang runcing mengarah ke atas.

4. Merawat Bawang Putih

Tanaman bawang putih yang sudah ditanam tentu saja harus dirawat dengan tujuan agar bisa tumbuh dengan subur dan mampu menghasilkan panen yang berlimpah. Beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan antara lain penyiraman setiap tiga hari sekali, melakukan pemupukan ulang, serta membersihkan gulma yang ada di sekitar tanaman sehingga tidak mengganggu pertumbuhan bawang putih.

5. Masa Panen Bawang Putih

Perlu Anda ketahui bahwa tanaman bawang putih telah siap dipanen setelah usianya mencapai sekitar 90 hingga 120 hari sejak masa tanam, bawang putih yang telah siap dipanen memiliki ciri yakni tanaman berubah menjadi kuning dan mulai mati sehingga Anda tidak boleh terlambat memanennya, Anda bisa melakukan pemanenan dengan cara mencabut tanaman bawang putih menggunakan tangan.

Bagi Anda yang merasa tertarik untuk melakukan budidaya bawang putih, maka Anda bisa mengikuti panduannya yang telah diulas di atas.